Langit Arsalan – Aprilianty Catriana Hermawan

Apa yang pergi, lepaskan. Apa yang hilang, relakan. Sesuatu yang sudah hilang tidak akan bisa untuk digantikan, dan setiap orang pasti akan merasakan yang namanya “Kehilangan”.

Kala itu di Bandung, sore hari dengan rintikkan hujan yang menemani, ada seorang gadis yang sedang melamun di jendela kamarnya. Cahaya lampu yang redup, dan kamar yang hangat sambil menatap rintikkan air yang turun ke tanah. Ia adalah Skyla, seorang perempuan pemalu, dengan mata cantik berbinar dan senyumannya yang amat manis. Ia adalah anak yang sangat ceria, tetapi ia tidak memiliki banyak teman karena, ia tidak pandai bergaul dan beberapa orang tidak ingin berteman dengan skyla karena keluarga skyla yang ntah kemana. Tapi apa mungkin ia tidak merasakan kesedihan? atau ia sengaja menutupi kesedihannya itu?.

Dibalik keceriaan yang dimilik skyla, ternyata sangat amat banyak kesedihan yang ia alami tanpa seorang pun tahu akan hal ini. Skyla adalah seorang anak yang terlahir dari keluarga yang ekonominya sangat amat bagus. Tetapi itu tidak berarti bagi skyla. Selama hidup skyla tidak pernah merasakan kasih sayang dari orang tuanya. Karena orang tua skyla pergi ntah kemana meninggalkan kedua anaknya untuk hidup sendiri. Skyla memiliki seorang kakak laki laki bernama Langit Arsalan, Ia adalah sosok kakak yang sangat menyayangi adiknya. Ia menghidupi diri dan adiknya dengan baik, Ia kuliah sambil bekerja untuk memenuhi kehidupan adiknya. Langit merupakan kakak yang sangat lembut, perhatian, dan sangat menyayangi adiknya. Langit adalah seorang kakak sekaligus rumah untuk adiknya, skyla selalu bercerita tentang bagaimana hari hari yang dijalakan kepada kakaknya. Apapun itu asal tentang skyla, Langit selalu menjadi orang pertama yang ada untuk skyla. Langit selalu mendengarkan skyla yang bawel, dan sering kali bercerita sambil marah, tapi langit selalu sabar menghadapi skyla. Ia tetap mendengarkan semua ocehan dan cerita skyla, karena saat ini yang langit miliki hanyala skyla, adiknya.

Skyla tidak punya siapa siapa lagi selain langit, kakaknya. Orang yang selama ini menjadi kakak, teman, rumah sekaligus peran sebagai orang tua hanyalah langit. Sepulang sekolah, skyla langsung bergegas menuju rumah, Ia langsung mencari kakaknya untuk bercerita tentang kejadian kejadian di hari ini. Disaat skyla bercerita, skyla bertanya kepada kakaknya, “kak kenapa kaka selaluu mau dengerin cerita skyla yang ngga jelas? terus kenapa kaka sampe sekarang masih gamau pacaran” tanya skyla. sang kakak pun menjawab pertanyaan adiknya “Sky, apapun itu mau ceritanya jelas atau ngga jelas, penting atau ga penting, tapi kalau kamu yang cerita itu penting bagi kakak. Kaka bukan gamau pacaran, tapi kaka belum pengen pacaran, karena takut kasih sayang untuk kamu terbagi. Kaka takut ngga bisa membagi waktu buat kamu, kaka aja masih belum paham tentang semua sikap kamu gimana, apalagi kalo nanti kaka punya pacar? kamu aja udah cukup bagi kaka, sky.”

Mendengar jawaban dari sang kakak, tanpa disadari skyla meneteskan air mata sambil menatap wajah kakaknya. Langit tersenyum dan mengusap air mata di pipi skyla, “kak? terimakasih ya sudah menjadi kaka terbaik sekaligus orang tua buat aku? jangan pergi ya kaa? di dunia ini aku cuma punya kakak, ngga punya siapa siapa lagi selain kakak. Tolong hidup lebih lama ya kak, aku bakalan berusaha untuk buat kaka bangga sama aku, dan terimakasih ka selalu melindungi aku disaat seribu orang benci sama aku” Skyla langsung memeluk erat tubuh kakanya sambil menangis dipelukan sang kakak. Keesokan harinya Sky bersiap untuk sekolah, saat ingin berangkat tiba tiba langit menghampiri skyla dan berkata bahwa hari ini ada kerjaan diluar kota yang harus diselesaikan, jadi Skyla akan ditinggal selama 3 hari oleh kakanya. Yang tadinya sky bersemangat untuk berangkat sekolah, mendengar hal itu skyla langsung sedih dan diam. Kakanya langsung segera memeluk tubuh kecil skyla “Skyla, kaka ngga lama, kamu tolong jangan sampe telat makan ya, kaka udah simpen uang didalem laci bawah tv, untuk makan sepulang sekolah dan malem, nanti biar kaka yang pesen. Belajar yang bener ya, nanti kaka langsung pulang kalo selesainya lebih cepet, oke?” ucap Langit. Dengan berat hati Skyla menjawab “Yasudah hati hati ya kak, kalo udah sampai kabarin aku okeee? Kaka jangan kecapean yaa jangan telat makan disanaa, cepet pulang ya kak, aku takut sendirian”. Langit melepaskan pelukannya lalu segera mengantarkan adiknya untuk pergi sekolah. Selama disekolah Skyla hanya memandangi hpnya sambil menunggu pesan dari sang kakak, namun hingga pulang sekolah pun Langit tak kunjung memberi pesan kepada Skyla. Skyla pun berusaha untuk mengirim pesan kepada kakaknya, tapi tidak ada jawaban dari kakaknya hingga larut malam. Skyla tidak mau tidur sampai kakaknya memberi kabar.

Tidak lama dari itu, sebuah pesan masuk kedalam hp Skyla, Skyla langsung mengambil hp tersebut, tetapi itu pesan dari seseorang yang tidak dikenal. Disaat Skyla kebingungan, nomor yang mengirimi Skyla pesan pun menelpon Skyla. Skyla takut untuk mengangkat telepon tersebut, tapi karena penasaran Skyla akhirnya mengangkat teleponnya dan berkata “halo, ini siapa ya? Ada apa malam malam menelpon?”. Seseorang didalam telepon menjawab “Kamu Skyla adiknya langit? aku anggara temennya langit. Langit kecelakaan dan meninggal ditempat, tadi sore mobil yang langit bawa nabrak truk, terus mobil langit langsung terbakar, Skyla aku sama yang lain sedang menuju rumah kamu, tenangin diri kamu ya skyla, sebentar lagi aku dan yang lain sampai—“ belum sempat selesai berbicara tiba tiba sinyal telepon hilang hingga membuat telepon tersebut Skyla menangis sejadi jadinya, Skyla sangat amat merasa hancur. Didunia ini ia tidak punya siapa siapa selain Langit Arsalan, kakaknya. Keesokan harinya saat pemakaman selesai, Skyla masih tetap duduk di samping makam kakaknya, ia berusaha untuk tidak menangis agar kakaknya tidak sedih. Tapi tetap saja Skyla tidak bisa menahan tangisnya “Ka? Kaka jahat sama aku, katanya kaka ngga akan ninggalin aku? katanya kaka mau pesenin aku makanan? katanya kaka mau ngelindungin aku sampai kapapun? terus kenapa sekarang kaka pergi ninggalin aku sendirian ka? kalau aku mau cerita keseharian aku nanti ke siapa? kalau aku mau peluk nanti kesiapa? ka aku ngga punya siapa siapa lagi selain kaka. Kenapa sekarang kaka malah pergi ninggalin aku ka? ka aku hidup sama siapa ka? aku gapunya siapa siapa lagi, aku cuma punya kaka. Kaka disana pasti bahagia ya ka? terimakasih ya ka udah menjadi banyak peran untuk aku selama ini, terimakasih banyak ka selalu ngelindungin aku dengan baik, terimakasih untuk kasih sayang kaka ke aku selama ini. Ka makasih ya udah ngasih tau aku kalo ternyata kehilangan beneran sesakit ini, aku pulang ya ka? Aku sayang kaka selalu, sampai kapanpun aku bakalan sayang sama kaka.

Dari sini Skyla banyak belajar apa itu arti kehilangan. Setiap manusia akan merasakan yang namanya kehilangan, dan sesuatu yang sudah hilang tidak akan pernah bisa digantikan dengan yang sama. Skyla telah kehilangan dunianya, Skyla kehilangan seorang kakak yang memiliki banyak peran didalam hidup Skyla. Kehilangan adalah sebuah takdir yang tidak bisa diubah dan ditebak oleh seseorang, namun dibalik itu semua, pasti banyak hal hal baik didalamnya. Skyla hidup mandiri, ia sekolah sambil bekerja part time setiap pulang sekolah. Skyla selalu pergi ke pemakaman kakaknya setiap minggu, karena hanya disitulah tempat Skyla bercerita.


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *