Everyone Has Their Time – Reva Zahra Aulia N

Setiap pertemuan pasti ada perpisahan kata kata itu yang tidak disukai oleh aku. Kenapa ada perpisahan? Setiap peretemuan manusia yang manis pasti ada rasa sedih dan rasa kecewa. Tidak ada yang perpisahan yang Bahagia setiap perpisahan pastti rasanya sakit.

Setelah banyak yang kulalui di sinilah sekarang aku berada diantara orang orang yang kusayangi orang orang yang yang selalu membuatku nyaman dan ketawa bahagia. Mereka yang selalu ada disetiap aku kesusahan dalam apapun. Namaku Rylea Cloudia Moona biasanya aku dipanggil Lea dan aku memiliki temen bernama Casiera kenalla Aditama dia seseorang yang bermata sipit dan memiliki badan yang bagus, biasanya dia dipanggil Rara.

“WOY LEAAAAAA.” Sontak es matcha ditangan Lea terjatuh akibat teriakan temen tengilnya itu. “Kamu itu ih, ngagetin orang aja kalau aku jantungan gimana?” Ucap Lea dengan kesal. “Iye maaf Lea sayangku” Ucap Rara dengan menggoda. “Kamu kenapa Lea ngelamun aja?” Tanya Rara dengan penasaran. “Aku kangen dia Ra”

Flashback

Sepasang kekasih itu lagi duduk ditaman yang sepi pengunjung dengan seragam putih abu abunya, mereka asik mengobrol, bercanda dan tertawa. Mereka seperti sangat menyayangi satu sama lain, yea orang itu adalah Rylea Cloudia Moona dan Rashaka Baskara Adijie pacarnya. Lea sangat bersyukur mempunyai lelaki baik seperti shaka. Disaat ditaman Lea ingin es cream yang ada di sebrang jalan, lalu Shaka membelikan Lea es cream yang dia mau. Setelah Shaka sudah mendapatkan es cream yang pacarnya inginkan itu, Lalu Shaka hendak menyebrangi jalanan. “SHAKA AWAS” teriak Lea. Shaka ditabrak oleh motor yang melaju kencang. Lea langsung menghampiri Shaka yang tergeletak dijalanan dengan kepalanya yang berlumur darah “Shaka maafin aku, seharunya aku ga nyuruh kamu buat beliin aku es itu” isak Lea

Shaka sudah berada di rumah sakit terdekat, lea jadi tidak tenangdan merasa bersalah sekali seharusnya lea yang ada diposisi itu sekarang. Lea tidak berhenti menangis sedari tadi dan dia belum memakan apapun sedari tadi. Setelah diperikasa dokter ternyata shaka tidak apaa apa. Orang tua shaka tidak henti hentinya berdoa agar anaknya tidak apa apa. Lalu orang tua shaka mengatakan “kamu jangan dekati anak saya lagi, gara gara kamu anak saya jadi sakit begini” ujar mamah shaka. Lea dibuat kaget oleh orang tua shaka. Lalu lea meninggalkan rumah sakit itu dan lea nangis sedih takut.

Setelah beberapa minggu kemudian shaka sudah sembuh lalu lea melihat shaka ada di ruangan guru dengan kedua orang tuanya. Lea mendapati kabar bahwa shaka telah pindah sekolah keluar negri, lalu lea menghubungi shaka tapi nomor itu tidak aktif. Leea merasa bersalah kepada shaka. Lalu nomor tidak dikenal mengirim pesan kepadaa lea ternyata nmor tudak dikenl itu adalah shaka. Shaka meminta untuk ketemu dengan lea, ternyata shaka memutuskan hubungan ini secara sepihak. Dan setelaah itu lea tidak tau kabar shaka.

Lea menangis dipelukan Rara, rara tau kalau lea sangat menyayangi shaka tapi apalah takdir yang tidakk meestuin mereka berdua. Setiap ada perkenalan pasti ada perpisahan.


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *