Hai perkenalkan nama ku Risa. Aku terbilang anak yang pendiam dan tidak mudah bergaul dengan orang lain, tetapi aku sangat banyak memiliki harapan dan impian dalam diri ku, entah bagaimana aku bisa mewujudkan mimpi- mimpi ku, mimpi ku menjadi seorang jurnalis terkenal agar aku bisa membagikan kisah- Kisar dari apa yang aku cari tau kebenaran nya.
Mimpi ku sangat keren dan hebat akan tetapi aku tidak yakin bahwa aku bisa menjadi seorang jurnalis. Sedangkan untuk berbicara dengan orang lain saja aku sangat takut, dan merasa mereka semua tidak menyukai ku.
Aku juga memiliki akun media sosial untuk ku membuat sebuah cerita pendek atau membuat sebuah novel yang aku lakukan untuk melatih ku sedikit demi sedikit agar aku bisa menjadi seorang author terkenal. Akan tetapi media sosial ku tidak aku beritahu ke orang lain Karena aku sangat takut mereka semua tidak menyukai cerita ku, dan aku takut mereka semua mengejek ku sebagai orang yang suka berhalusinasi karena semua yang ku tulisa dalam cerpen ku di media sosial adalah cerita dari halusinasi ku, itu yang membuat ku takut dan inggin menyembunyikan akun media sosial ku.
Dan hingga suatu hari di mana saat aku sedang mengobrol bersama teman ku teman yang udah aku anggap sebagai keluarga ku sendiri, aku merasa dia lah yang mengerti diri ku yang bisa paham tentang ku, aku anak yang selalu berhalusinasi dan menulis cerpen dari halusinasi ku, kita panggil saja dia cia
Waktu itu saat aku sedang mengobrol dengan teman ku mengobrol dan tertawa seperti pertemanan biasa nya. Tiba tiba teman ku bertanya kepada ku “Ris semalam aku melihat akun Twitter mu masuk ke beranda Twitter ku, tapi yang aku bingung kenapa itu bukan seperti akun mu?” aku yang mendengarkan pertanyaan cia pun terbelalak keget. “Ha-hahh maksudmu apa ya cia?aku ga paham”
Cia pun membuka handphone nya dan mengotak-atik handphone nya lalu cia menunjukkan sebuah akun Twitter yang di mana itu adalah akun rahasia ku akun dimana aku membuat sebuah cerpen dari halusinasi ku. “Ini Ris ini maksudnya liat deh ini kan nama mu terus ini juga username Twitter mu kan ris?” aku yang bingung tidak tau harus jawab apa hanya bisa terdiam kaku dan takut. “Ayolah Risa aku tau itu akun Twitter mu, aku tau juga selama ini kamu membuat cerpen atau novel yang kamu post ke Twitter ini kan?” Yahh sudah lah sepertinya sekarang waktunya aku beritahu kepada cia bahwa aku juga seorang author cerpen dan novel
Dan detik itu aku langsung membuka suara ku untuk memberi tau kepada cia apa yang dia maksud “Cia..jika aku memberitahumu kalau itu memang akun ku apakah kamu akan menjauhi ku? Dan menganggap ku sebagai orang yang suka berhalusinasi?” Cia yang mendengar ku berbicara seperti itu langsung memegang pundak ku dan Muali berkata lembut dengan nada meyakinkan ku “Ris kamu kenapa mikir bagitu? Kamu kan tau kita adalah teman, kalo yang namanya teman sudah seharusnya aku mendukungmu dalam kondisi apapun dalam keadaan apapun. Kamu jangan pernah mikir bahwa aku akan menjauhkan mu karena kamu seorang author novel, aku harusnya bangga memiliki teman seperti mu Ris.. kamu hebat Risa ga semua orang bisa seperti mu bisa membuat cerita dari halusinasi nya sendiri, jadi kamu jangan pernah berfikiran bahwa semua orang akan menghina mu karena kamu menjadi author, kamu juga harus tanamkan rasa bangga dalam diri mu atas kelebihan yang Tuhan berikan kepada mu”.
Aku yang mendengar nasehat dari teman dekatku cia yang membuat pikiran ku mulai terbuka dan yang membuat otak di kepala ku mulai berfikir bahwa untuk apa aku harus takut dan malu dengan hasil yang ku buat dengan usaha ku, benar. Ternyata benar kata cia harusnya aku bangga dengan kelebihan yang aku miliki. Mulai saat aku berfikir Jika seperti ini terus aku tidak akan bisa manjadi diri ku yang aku inginkan selama ini, dan yang orang tuaku impikan selama ini. Maka dari itu aku harus bangkit semangat mengajar mimpi-mimpi ku yang nanti nya aku berharap akan tersampaikan di masa depan.
Sekarang bagi ku self love itu adalah salah satu cara bagaimana kita menghargai diri kita sendiri. Aku harus sadar jika di dunia ini kamu tidak punya kendali untuk semua orang menghargaimu. “Jika bukan diri sendiri yang bisa menghargai, dan jika bukan diri sendiri yang mampu peduli, lalu siapa lagi”?
Kamu butuh di hargai, tentu. Tetapi kamu tidak bisa berharap orang lain menghargaimu dan peduli terhadapmu. Makanya self love itu penting agar kamu bisa dihargai setidaknya itu di lakukan oleh dirimu sendiri. Karna Aku adalah Aku.
Jika seperti ini terus aku tidak akan bisa manjadi diri ku yang aku inginkan selama ini, dan yang orang tuaku impikan selama ini. Maka dari itu aku harus bangkit semangat mengajar mimpi-mimpi ku yang nanti nya aku berharap akan tersampaikan di masa depan, dengan tekat dan usaha yang aku lakukan semoga semua mimpi-mimpi ku terwujud.
Aku bersemangat mengejar mimpi ku bukan karna orang lain, tetapi karena aku sayang terhadap keluarga ku, dan terhadap diri ku sendiri. Karena jika kita melihat orang lain saja itu hanya akan membuat kita minder dan berfikir bahwa kita tidak bisa seperti mereka, tidak. Itu semua salah seharusnya kita menjadikan orang lain sebagai cerminan diri kita bahwa kita harus sukses seperti mereka.
Bangkitlah wahai diriku, diri yang masih malu untuk berbicara dengan orang lain, dan diri yang masih suka merasa cemas dan merasa bahwa aku tidak bisa melakukan ini semua, tapi aku akan buktikan saat ini, kali ini, detik ini dan seterusnya bahwa aku akan terus berusaha meraih mimpi-mimpi ku. Untuk diriku, dan untuk orang yang aku sayangi.
Dan sekarang aku mulai mempromosikan akun Twitter ku akun yang berisi tentang halusinasi ku yang ku jadi kan karya tulis seperti cerpen dan sebuah novel. Aku tidak pernah berfikir semua orang menyukainya, tapi ternyata fikiran ku salah. Setelah ku memperlihatkan ke teman ku yang lain mereka sangat suka dengan cerita yang aku buat, dan mereka mendukung ku untuk terus berkarya menulis cerpen agar aku bisa menjadi author terkenal yang nantinya akan memiliki buku sendiri buku yang di mana dalam nya terdapat tulisan hasil ku dan karya ku. Dan sekarang aku juga memiliki banyak teman, teman teman ku sekarang jadi suka membaca cerpen dana novel yang aku buat hingga mereka minta kepada ku untuk mengajari mereka menjadi seorang author.
Ternyata tidak seburuk itu memulai hal yang baru dan mulai membuka lembaran baru lembaran di mana kita mulai beradaptasi dengan banyak orang. Ternyata tidak seburuk itu, semua orang juga ternyata bisa menghargai apa yang aku miliki.
Terus lah berusaha sampai yang kau inginkan tercapai, tidak usah terburu-buru dan terwujud dalam waktu yang cekap karena semuanya itu butuh proses. Ga harus lebih cepat untuk sampai di tujuan karena yang cepat belum tentu tepat.
Jangan risau tentang apapun yang saat ini belum kamu miliki karena waktu yang terus bergerak akan membawamu semakin dekat pada hal-hal yang engkau harap, percayalah kamu akan sampai jika waktu nya sudah tercapai dan dengan doa yang selama ini kamu panjatkan.
“Ketika hatimu terlalu berharap kepada seorang untuk selalu menyukai mu, maka Allah timpakan kepadamu pedihnya sebuah pengharapan. Supaya kamu mengetahui bahwa Allah sangat mencemburui hati yang berharap selain Dia. Maka Allah menghalangimu dari perkara tersebut agar kamu kembali berharap kepada—Nya.”
‘Kita hanya perlu berdoa dan berusaha karena semua yang menentukan jalan adalah Allah, jika kita berusaha Allah juga akan membalas usaha kita dengaan balasan dan hasil yang setara”.

Leave a Reply